Just another WordPress.com site

Peraturan perundang-undangan di tingkat pusat adalah UUD 1945, undang-undang, peraturan pemerintah pengganti undang-undang, preaturan pemerintah dan keputusan Presiden. Untuk peraturan perundang-undangan tingkat daerah adalah peraturan daerah yang hanya berlaku untuk provinsi, kabupaten/kota, atau desa tempat peraturan tersebut dibuat.
Contoh peraturan perundang-undangan yang sifatnya dibuat oleh pemerintah pusat misalnya sebagai berikut :
a) Peraturan tentang lalulistas.
Undang-undang Repoblik Indonesia Nomor 14 tahun 1992 pasal 26 ayat 1 yang berbunyi “pejalan kaki wajib berjalan pada bagian jalan dan menyeberang pada tempat penyebrangan yang telah disediakan bagi pejalan kaki”.
b) Peraturan tentang korupsi.
Undang-undang tentang korupsi adalah UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi pasal 2 ayat 1 yang berbunyi “setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah)”.
Contoh peraturan perundang-undangan yang sifatnya dibuat oleh pemerintah daerah misalnya sebagai berikut :
1. Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 75 tahun 2005 bab IV tentang kawasan dilarang merokok pasal 6 ayat 3 berbunyi, “peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan serta seluruh unsure sekolah lainnya dapat memberikan teguran atau melaporkan kepada pimpinan dan/atau penanggung jawab tempat proses belajar mengajar apabila terbukti ada yang merokok ditempat proses belajar mengajar”.
2. Peraturan Daerah Bandung Nomor 03 tahun 2005 tentang penyelenggaraan ketertiban, kebersihan, dan keindahan. Isinya berbunyi “dalam rangka menumbuhkan dan mengembangkan kesadaran masyarakat akan tanggung jawab keindahan lingkungan, setiap orang, badan hukum dan/atau perkumpulan, dilarang mengotori, merusak, mencoret-coret pada jalan, jembatan dan bangunan pelengkapnya, rambu-rambu lalulintas, pohon-pohon ataupun dibangunan lain. Fasilitas umum dan fasilitas social”.

**Selamat belajar………….!!!**

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: